6 Tips Mengirim Frozen Food di Jasa Pengiriman Barang

Saat ini, frozen food merupakan salah satu barang yang kerap dikirimkan oleh jasa pengiriman barang. Mengingat barang dikirimkan adalah makanan yang dibekukan, sudah pasti ada cara khusus dalam mengemasnya, agar nantinya frozen food tersebut tidak basi di perjalanan. Bagi Anda yang berbisnis frozen food atau ingin mengirim frozen food, bisa ikuti 6 tips mengirimnya berikut ini.

1.  Pilih Layanan Pengiriman yang Cepat

Jasa pengiriman barang pada umumnya menghadirkan beberapa tipe layanan, di antaranya layanan pengiriman yang bisa mengirimkan barang dalam hitungan jam saja, serta ada juga yang dalam waktu 1 hingga 2 hari. Tentu saja, durasi pengiriman ini dimungkinkan jika destinasi pengiriman terbilang cukup dekat dengan alamat awal pengiriman frozen food tersebut.

Nah, layanan pengiriman yang cepat seperti inilah yang bisa jadi pilihan bagi Anda yang ingin mengirimkan frozen food. Jika frozen food yang dikirim hanya bisa bertahan 1 hari saja, pakailah jasa pengiriman yang bisa sampai dalam waktu beberapa jam saja. Hindarilah pengiriman reguler yang memakan waktu berhari-hari, karena itu akan membuat frozen food jadi basi saat berada di perjalanan.

2.  Kemas Barang dalam Kondisi Beku

Agar frozen food bisa awet saat dikirimkan oleh jasa pengiriman barang, pastikan Anda mengirimnya dalam kondisi benar-benar beku. Pada saat kondisinya beku inilah, Anda bisa kemas langsung, lalu antarkan ke jasa pengiriman. Jika harus menunggu penjemputan dari pihak jasa pengiriman, simpanlah kemasan paket frozen food di dalam lemari pendingin terlebih dahulu.

Jangan anggap remeh kondisi frozen food saat akan dikirimkan. Jika Anda mengemasnya dalam kondisi yang sudah sedikit mencair, bisa-bisa nantinya saat sampai di destinasi tujuan pengiriman, kondisi frozen food sudah tidak layak lagi dikonsumsi. Maka dari itu, siapkanlah dulu kemasannya, lalu keluarkan frozen food dari kulkas saat akan dimasukkan ke dalam kemasan.

3.  Pilih Kemasan yang Kedap Udara

Pengemasan frozen food harus dilakukan dengan tepat, karena akan sangat berpengaruh pada kualitas paket frozen food yang dikirimkan. Untuk memastikan kualitas frozen food yang dikirim tetap terjaga dengan baik hingga sampai ke tangan si penerima, Anda bisa menggunakan kemasan yang kedap udara dan tentunya tertutup dengan rapat. Dengan cara ini, frozen food bisa aman dikirim.

Untuk jenis kemasan kedap udaranya sendiri, Anda bisa menggunakan kemasan yang terbuat dari plastic nylon atau plastik vacuum. Mengingat kemasan plastik ini sifatnya hampa udara, maka potensi busuknya frozen food karena ketidakstabilan suhu udara bisa dihindari. Selain itu, kemasan plastik tersebut juga memiliki bahan yang tebal dan elastisitas yang tinggi.

4.  Jangan Lupa Lapisi Kemasan dengan Bubble Wrap

Jika frozen food yang akan dikirim dengan jasa pengiriman barang selesai di kemasan dalam kemasan plastik tersebut, selanjutnya Anda bisa melapisinya dengan bubble wrap. Bubble wrap yang digunakan untuk mengemas paket berisikan frozen food akan melindungi kemasan plastik yang digunakan dari kerusakan saat di perjalanan, apalagi saat ada guncangan saat frozen food dikirimkan.

Untuk memberikan proteksi lebih pada kemasan paket frozen food tersebut, janganlah pelit dalam menggunakan bubble wrap. Tidak cukup hanya dengan 1 lapis saja, Anda bisa lapisi kemasan paket frozen food dengan 2 atau lebih lapisan bubble wrap tersebut. Dengan begini, risiko benturan yang memicu kerusakan pada kemasan paket frozen food pun akan makin bisa dihindari.

5.  Bungkus Kemasan Frozen Food dengan Aluminium Foil

Setelah dikemas dengan menggunakan bubble wrap, berilah proteksi tambahan bagi kemasan paket frozen food tersebut berupa aluminium foil. Bungkuslah kemasan paket frozen food dengan aluminium foil, lalu rekatkan dan tutup kembali dengan baik. Pastikan tidak ada satu pun ruang yang tersisa pada bungkus aluminium foil tersebut untuk menjaga kualitas frozen food yang dikirim.

Penggunaan aluminium foil untuk membungkus frozen food yang dikirim via jasa pengiriman barang bertujuan untuk menjaga suhu paket frozen food yang Anda kirimkan. Dengan begini, maka saat frozen food sampai di tangan penerima, suhunya masih dingin dan tidak membuat frozen food tersebut cepat basi karena kondisinya yang sudah mencair.

6.  Kemas Kemasan di Dalam Kardus

Untuk pengemasan tahap terakhir, Anda bisa gunakan kardus untuk mengemas frozen food tersebut. Jika ada ruang kosong yang tersisa di dalam kardus, isilah dengan bubble wrap agar kemasan frozen food tidak berguncang di dalamnya saat berada di perjalanan. Tidak lupa, tambahkan label khusus yang memberitahukan kalau paket tersebut berisikan frozen food.

Bagaimana, sekarang sudah tidak bingung lagi bukan jika ingin mengirim frozen food ke luar kota atau daerah? Usahakan untuk tidak mengirim frozen food ke tempat tujuan yang terlalu jauh, karena lamanya waktu pengiriman bisa menyebabkannya basi di perjalanan. Untuk layanan pengiriman yang cepat sendiri bisa Anda dapatkan dari jasa pengiriman barang posaja.co.id.

Related Posts

harga Bitcoin

Keuntungan dan Risiko Berinvestasi dalam Bitcoin bagi Pemula

Bitcoin telah menjadi salah satu aset digital yang paling populer dalam beberapa tahun terakhir. Banyak investor pemula mulai melirik mata uang kripto ini sebagai instrumen investasi yang…

pembangkit listrik tenaga surya

Cara Menghitung Kebutuhan Kapasitas PLTS yang Tepat untuk Rumah Anda

Keputusan untuk mengadopsi teknologi pembangkit listrik tenaga surya di rumah adalah sebuah langkah maju yang sangat bijaksana. Ini bukan hanya tentang ikut serta dalam gerakan energi bersih,…

Data Replication from SAP

Striking the Right Balance: Optimizing Performance and Cost in Your SAP Data Replication Strategy

In the quest to become a data-driven organization, the ability to access real-time information from your SAP core is no longer a luxury—it’s a baseline requirement. Setting…

bahan rayon twill

Mengenal Bahan Rayon Twill: Karakteristik, Kelebihan, dan Kekurangannya

Dalam dunia tekstil, terdapat banyak jenis kain yang digunakan untuk kebutuhan fashion maupun dekorasi. Salah satu kain yang semakin populer adalah bahan rayon twill. Jenis kain ini…

jasa pendaftaran merek surabaya

JASA PENDAFTARAN MEREK SURABAYA: PILIHAN TERBAIK UNTUK UMKM DAN STARTUP

Memiliki merek yang terdaftar secara hukum bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan utama bagi pelaku UMKM dan startup. Merek adalah identitas bisnis yang harus dijaga dan dilindungi. Itulah…

Alat Berat Excavator

Mengenal Excavator: Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya

Excavator merupakan salah satu alat berat yang paling umum digunakan dalam industri konstruksi, pertambangan, dan pekerjaan tanah. Alat ini dikenal karena kemampuannya dalam menggali, memindahkan material, dan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *